Tampilkan postingan dengan label kuliner pekalongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner pekalongan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juni 2011

Wisata Kuliner Pekalongan


Kabupaten Pekalongan merupakan kota wisata kuliner yang menyediakan aneka makanan tradisional seperti Taoto dan nasi megono. Taoto adalah sejenis soto yang dibuat dengan kuah taoco dan dengan daging serta jerohan kerbau. Sedangkan megono adalah cacahan nangka muda yang dibumbui parutan kelapa dan dikukus yang cocok dinikmati saat masih panas.

Megono
yaitu irisan nangka muda dengan bumbu sambal kelapa. Rasanya gurih dan pedas biasanya dihidangkan ketika masih panas dengan menu tambahan lalapan pete serta ikan goreng. Di Kabupaten Pekalongan bagian selatan biasanya makanan ini dibuat saat hajatan atau pesta yang kemudian diberikan untuk oleh-oleh para tamu undangan. Kebiasaan ini telah dilakukan turun temurun dari zaman daulu. Nasi ini dibungkus dengan daun jati atau juga bisa dengan daun pisang, dan mereka biasa menyebutnya dengan nama "Sego Gori" yang merupakan nama lain dari Megono.

Taoto
adalah sejenis sup daging berkuah kental khas pekalongan dengan bumbu khas Taoco yaitu kedelai yang dibusukan hingga kental.

Pindang Tetel
Sebetulnya makanan ini sejenis dengan soto juga, namun perbedaanya adalah pada bumbu kuahnya yang diolah dengan menggunakan buah pucung yang sudah masak.

Iwak Panggang
iwak yang artinya ikan. Ikan ini adalah ikan laut yang kemudian diolah dengan proses pengasapan, sehingga ikan tersebut akan berubah warna, rasa dan aroma. Bau ikan panggang ini sangat khas dan banyak kita jumpai di pasar-pasar tradisional Biasanya ikan panggang ini diolah dengan disambal, dipecak, disayur dan digoreng.

Pemkab Pekalongan Kembangkan Wisata Air Hangat


Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akan mengembangkan wisata air hangat di Linggo Asri dengan alokasi dana senilai Rp 3,5 miliar, kata Kepala Seksi Pengelolaan dan Pengembangan Obyek Wisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Muhamad Mansyur.

Program pengembangan wisata air hangat ini, kata dia, akan dilakukan oleh Provinsi Jawa Tengah sedangkan kabupaten hanya menyediakan lokasi saja.


"Pengembangan potensi wisata ini direncanakan dibangun di obyek wisata Linggo Asri karena pertimbangan lokasinya strategis, kondisi alam yang sejuk, dan tanahnya sudah bersertifikat milik pemkab setempat," kata dia di Pekalongan, Rabu.

Menurut dia pembangunan wisata air hangat di Linggo Asri ini akan dilakukan mulai Agustus 2011 karena proyek tersebut direcanakan dilelang pada April mendatang.

"Kami optimistis dengan adanya penambahan obyek wisata air hangat ini akan makin meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu. Selama ini, obyek wisata air hangat di pantura hanya dikenal di Guci, Kabupaten Tegal tetapi tahun mendatang Pekalongan pun akan mempunyai obyek wisata yang mampu bersaing dengan obyek wisata di daerah lain," katanya.

Ia mengatakan sejumlah obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Pekalongan, antara lain Pantai Depok, Kampung Batik di Wiradesa, Linggo Asri, dan Petungkriono.

"Namun, untuk menambah paket kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pekalongan, kami juga akan menggelar kegiatan arung jeram di sungai Kaligung, Kecamatan Paninggaran," kata dia.

Kondisi sungai Kaligung ini, lanjut dia, masih alami dan mempunyai tantangan sehingga akan menarik para pengunjung untuk melihat kegiatan itu.
Sumber : Republika.co.id